Malang, JadiKabar. Id– Polres Malang memperketat persiapan pengamanan menjelang pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026).
Sebanyak 1.111 personel gabungan disiapkan untuk mengawal seluruh rangkaian pertandingan, mulai dari kedatangan suporter dan kedua tim, pelaksanaan laga, hingga penonton meninggalkan kawasan stadion.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi eksternal yang digelar di Mapolres Malang, Rabu (16/9/2026). Pertemuan tersebut melibatkan unsur Polda Jawa Timur, TNI, Pemkab Malang, panitia pelaksana, steward, serta perwakilan Aremania.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengatakan, koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh pihak memahami peran dan tanggung jawab masing-masing selama pertandingan berlangsung.
“Kami ingin pertandingan berjalan aman, tertib dan nyaman. Seluruh unsur yang terlibat sudah kami koordinasikan dan masing-masing memahami tugasnya,” ujar Rulian, jumat (18/9/2026).
Ribuan personel gabungan tersebut nantinya ditempatkan di sejumlah titik strategis. Pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam dan sekitar stadion, tetapi juga mencakup jalur lalu lintas serta lokasi yang menjadi akses keluar-masuk suporter.
Polres Malang juga menyiapkan rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas, termasuk pengawalan terhadap rombongan kedua kesebelasan. Patroli mobile turut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama rangkaian pertandingan.
“Patroli mobile juga kami lakukan untuk memantau situasi di sekitar lokasi pertandingan. Petugas akan bergerak sesuai kebutuhan agar pertandingan dan aktivitas masyarakat tetap aman, nyaman, tertib dan lancar,” jelasnya.
Untuk penonton, pemeriksaan sebelum memasuki stadion dilakukan oleh panitia pelaksana bersama steward. Setiap penonton wajib memiliki tiket sebagai akses masuk ke area stadion.
Sejumlah barang juga dilarang dibawa masuk, di antaranya minuman keras, narkoba, senjata tajam maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.
Pengamanan tidak berhenti setelah laga berakhir. Petugas akan mengatur pergerakan penonton sekaligus mengurai arus kendaraan di sekitar Stadion Kanjuruhan guna mencegah kepadatan saat ribuan suporter meninggalkan stadion secara bersamaan.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Polres Malang juga menyiagakan tim kedokteran kepolisian yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Tim medis tersebut disiapkan untuk memberikan pertolongan apabila terdapat penonton maupun petugas yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Rulian menegaskan, koordinasi antarinstansi terus dimatangkan hingga menjelang pertandingan. Ia meminta seluruh suporter memberikan dukungan kepada tim kesayangan masing-masing dengan tetap mengedepankan ketertiban dan sportivitas.
“Persiapan kami arahkan pada kelancaran seluruh rangkaian pertandingan. Harapannya pertandingan berjalan lancar dan masyarakat bisa menikmati laga dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.













