DEPOK, JADIKABAR.ID – Perjalanan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak selalu berjalan mulus. Ada masa ketika dagangan ramai, tetapi tidak sedikit pula saat pembeli sepi dan pemasukan hanya cukup untuk bertahan.
Kondisi tersebut juga dirasakan sejumlah pelaku UMKM kuliner di kawasan Food Court Gage Berdaya, Gerbang Griya Telaga Permai (GTP), Cilangkap, Tapos, Depok.
Meski sempat mengalami pasang surut selama beberapa tahun terakhir, para pelaku usaha di kawasan tersebut masih berupaya mempertahankan usahanya. Kini, geliat kuliner di lokasi tersebut mulai kembali terasa dengan hadirnya berbagai pilihan makanan dan minuman.
Salah satu pelaku usaha yang telah cukup lama menjalani dunia kuliner adalah Suratno. Pria yang akrab disapa Pakde Ratno itu menjadi salah satu perintis usaha kuliner di kawasan tersebut.
Saat ditemui di Stand 15-16 Kuliner Bakso dan Mie Ayam Pakde Ratno, Kamis (25/9/2026), ia menceritakan bagaimana perjalanan panjangnya membangun usaha dari bawah.
Merintis dari Gerobak Dorong
Suratno mengatakan dirinya mulai menjalankan usaha bakso dan mie ayam sejak sekitar 2009. Kala itu, ia masih menggunakan gerobak dorong sebagai sarana berjualan.
Ia bahkan menggunakan nama Mie Ayam Makyus Pakde Suratno untuk memperkenalkan dagangannya kepada pelanggan.
“Awal merintis menggunakan gerobak dorong yang unik dan dengan merek Mie Ayam Makyus Pakde Suratno sekitar tahun 2009 lalu. Harga yang kami patok menyesuaikan permintaan pemesan,” ujar Suratno.
Puluhan tahun menjalani usaha kuliner membuatnya merasakan berbagai pengalaman. Tidak setiap hari dagangan bisa habis terjual. Ada kalanya hanya beberapa porsi yang berhasil terjual dalam sehari.
Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti.
Perjalanan usaha kemudian membawanya ke kawasan Griya Telaga Permai. Sekitar tiga tahun lalu, ia mendapat kesempatan membuka stand di kawasan tersebut setelah mendapat ajakan dari salah satu warga dan pihak yayasan yang berada di lingkungan perumahan.
“Saya dapat panggilan dari Bu Haji di GTP RW 19 dan Ketua Yayasan di perumahan ini untuk buka stand di sini sekitar tiga tahun lalu,” tuturnya.
Dari Kuliner Harian hingga Pesanan Acara
Saat ini, usaha bakso dan mie ayam Pakde Ratno tidak hanya melayani pembeli yang datang langsung ke lokasi.
Ia juga menerima pesanan untuk berbagai kegiatan masyarakat di wilayah Depok dan sekitarnya, mulai dari acara pengajian, Jumat berkah hingga perayaan ulang tahun.
Layanan pesan antar tersebut menjadi salah satu cara untuk memperluas pasar sekaligus mempertahankan usaha di tengah persaingan kuliner yang semakin beragam.
Suratno juga pernah menerima bantuan pengembangan UMKM dari Lazisnu Care Depok. Bantuan tersebut menjadi salah satu dukungan yang diterimanya dalam menjalankan usaha.
Dimsum Aqoh, Peluang Usaha di Usia Tak Lagi Muda
Cerita serupa datang dari Rudi Suarbudi, pelaku usaha Dimsum Aqoh yang juga mencoba mempertahankan aktivitas ekonominya di kawasan Food Court Gage Berdaya.
Rudi menawarkan dimsum ayam dengan sejumlah pilihan topping. Saat ini, topping yang tersedia antara lain sosis, jamur, wortel dan telur.
Usaha tersebut dijalaninya sekitar lima tahun. Meski usianya tidak lagi muda, Rudi masih berusaha mengembangkan usaha yang telah dirintisnya.
“Saya buka dari jam 15.30 hingga 21.30 dengan topping saat ini yang ada sosis, jamur, wortel, dan telur dengan merek Dimsum Aqoh,” kata Rudi.
Ia berharap usaha yang dijalankannya dapat menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi dirinya di masa mendatang.
“Saya berharap bisa jadi salah satu peluang usaha buat kami ke depannya,” ujarnya.
UMKM Lokal Butuh Ruang untuk Bertahan
Keberadaan Food Court Gage Berdaya menjadi salah satu ruang bagi pelaku UMKM di lingkungan Griya Telaga Permai untuk menjalankan aktivitas usaha.
Bagi sebagian pelaku usaha, keberadaan tempat berjualan yang tetap dapat diakses masyarakat menjadi bagian penting dalam mempertahankan usaha, khususnya bagi mereka yang telah menjalankan bisnis dalam waktu cukup lama.
Dukungan lingkungan dan pemerintah setempat juga dinilai diperlukan agar pelaku UMKM, termasuk mereka yang sudah memasuki usia lanjut, tetap memiliki kesempatan untuk menjalankan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.
Penguatan UMKM tidak selalu harus berbentuk bantuan modal. Akses pasar, pendampingan usaha, promosi, pelatihan, hingga kemudahan dalam menjalankan aktivitas perdagangan juga dapat menjadi faktor yang membantu pelaku usaha bertahan.
Pilihan Kuliner di GTP Cilangkap
Di tengah perjalanan panjang para pedagang tersebut, Food Court Gage Berdaya kini menawarkan sejumlah pilihan kuliner bagi warga sekitar.
Kawasan yang berada di Gerbang Griya Telaga Permai, RW 19, Cilangkap, Tapos, Depok itu dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mencari makanan maupun minuman sekaligus menikmati suasana lingkungan perumahan.
Bagi para pelaku UMKM seperti Suratno dan Rudi, kehadiran pembeli bukan sekadar transaksi. Setiap pesanan menjadi bagian dari perjalanan panjang mereka mempertahankan usaha.
Geliat kuliner di kawasan tersebut pun diharapkan terus berkembang, sehingga ruang usaha yang telah tersedia dapat semakin hidup dan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM maupun masyarakat sekitar.
(Agung Sedayu Widi)













