Bupati Simalungun Hadiri HUT ke-26 APKASI, Perkuat Kolaborasi Nasional Demi Percepatan Pembangunan Daerah

Avatar photo

Jadikabar.id || Deli Serdang | Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, mengikuti rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 1 hingga 3 Juli 2026. Kehadiran Bupati dalam forum yang diikuti ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mencari berbagai terobosan guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Mengangkat tema “APKASI, Satu Misi, Satu Aksi, Membangun Negeri”, peringatan HUT APKASI tahun ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan sekitar 227 bupati dari 37 provinsi. Berbagai isu pembangunan, inovasi pelayanan publik, hingga peluang investasi dibahas melalui forum yang mendorong kolaborasi nyata antar pemerintah kabupaten di Indonesia.

 

Sejumlah agenda penting turut mewarnai kegiatan tersebut, mulai dari Welcome Dinner, Dialog Otonomi Daerah, Women Program, Forum Bisnis Daerah (Forbisda), Malam Final Putri Otonomi Indonesia 2026, hingga Fun Walk, yang seluruhnya dirancang untuk mempererat kerja sama sekaligus memperluas jejaring antar daerah.

 

Di sela rangkaian kegiatan, Bupati Simalungun menegaskan bahwa APKASI memiliki peran yang jauh lebih besar dibanding sekadar ajang silaturahmi para kepala daerah. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang yang sangat penting untuk bertukar pengalaman, menggali inovasi, serta mencari solusi bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi pemerintah kabupaten.

 

“APKASI bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya para bupati, tetapi juga forum strategis untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah. Banyak inovasi yang dapat dipelajari dan disesuaikan dengan karakteristik maupun kebutuhan Kabupaten Simalungun,” ujar Anton Achmad Saragih.

 

Ia menilai, tantangan pembangunan saat ini tidak lagi dapat diselesaikan secara individual oleh masing-masing daerah. Karena itu, dibutuhkan sinergi yang kuat agar pembangunan berjalan lebih efektif, investasi semakin meningkat, serta daya saing daerah terus berkembang.

 

Menurut Anton, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kesempatan mengikuti forum nasional seperti APKASI dinilai sangat penting untuk memperluas jaringan kerja sama sekaligus membuka peluang investasi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami ingin membawa pulang berbagai ide, inovasi, dan praktik terbaik dari daerah lain agar dapat diterapkan sesuai potensi yang dimiliki Kabupaten Simalungun. Selain memperkuat kerja sama, forum ini juga membuka peluang investasi yang akan mendukung percepatan pembangunan daerah,” tambahnya.

 

Selain membahas penguatan pelaksanaan otonomi daerah, HUT APKASI ke-26 juga menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah melalui Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang mempertemukan pemerintah kabupaten dengan kalangan dunia usaha. Dalam forum tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antardaerah sebagai langkah bersama dalam pengendalian inflasi di berbagai wilayah Indonesia.

 

Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat stabilitas ekonomi daerah, memperluas peluang investasi, sekaligus membangun kemitraan yang lebih erat antar pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

 

Melalui keikutsertaan pada HUT APKASI ke-26, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap dapat membawa berbagai gagasan baru yang mampu diterapkan dalam pembangunan daerah. Berbekal hasil diskusi dan kolaborasi selama forum berlangsung, Pemkab optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta memperkuat posisi Kabupaten Simalungun sebagai daerah yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat nasional. (AN)

Penulis : Aswan Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *