Jadikabar.id || Jadikabar.Com – Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, pada malam puncak Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 yang digelar di Graha Bhinneka Perkasa Jaya, Kabupaten Deli Serdang, Kamis malam (2/7/2026).
Kegiatan berskala nasional tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan menghadirkan para finalis terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, acara ini juga menjadi ruang promosi budaya, pariwisata, serta penguatan peran perempuan muda dalam pembangunan bangsa.
Turut mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora.
Dalam kesempatan itu, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa ajang Putri Otonomi Indonesia memiliki nilai strategis karena tidak hanya menampilkan kemampuan para finalis, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Menurutnya, perempuan muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi duta daerah yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, dan berbagai potensi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.
“Ajang ini bukan semata-mata sebuah kompetisi, tetapi menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kecintaan terhadap budaya dan daerahnya. Kami berharap lahir sosok-sosok perempuan inspiratif yang mampu membawa nama baik daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujar Bupati.
Bupati juga menilai, melalui kegiatan seperti ini akan terbangun semangat persatuan antargenerasi muda dari seluruh Indonesia sekaligus memperkuat hubungan antardaerah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menyampaikan bahwa Grand Final Putri Otonomi Indonesia merupakan momentum penting dalam mendorong lahirnya perempuan-perempuan muda yang cerdas, kreatif, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Menurutnya, perempuan saat ini memiliki peran yang semakin strategis dalam berbagai sektor pembangunan, sehingga perlu diberikan ruang untuk terus berkembang dan menunjukkan kapasitasnya.
“Kami berharap melalui ajang ini semakin banyak perempuan muda yang berani berkarya, memiliki rasa percaya diri, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Mereka adalah aset bangsa yang akan ikut menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional di masa depan,” ungkap Darmawati.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama TP PKK akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan dan generasi muda, agar mampu bersaing di era global.
Malam puncak Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 turut dihadiri para kepala daerah, pejabat pemerintah, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya Nusantara yang menampilkan keberagaman tradisi sebagai cerminan kekayaan budaya Indonesia.
Melalui partisipasi dalam kegiatan nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat antardaerah dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah, memperluas pemberdayaan perempuan, mempromosikan potensi budaya dan pariwisata, serta mencetak generasi muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Penulis : Aswan Nasution













