Jadikabar.Id || SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) melalui penyelenggaraan Wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kompleks Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Sumatera Utara, Kamis (23/7/2026), menjadi momentum apresiasi bagi para lansia yang telah menyelesaikan pendidikan nonformal sebagai bekal menjalani masa tua yang sehat, aktif, dan mandiri.
Sebanyak 360 lansia dari 13 Sekolah Lansia yang tersebar di 12 kecamatan resmi dinyatakan lulus. Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Mahyuzar, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, para kepala perangkat daerah, camat, pangulu, jajaran TP PKK, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program Sekolah Lansia Tangguh.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Simalungun, Gimrood Sinaga, dalam laporannya menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh merupakan program nasional yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan nonformal yang terstruktur.
Ia mengatakan, selama mengikuti proses pembelajaran, para peserta memperoleh materi yang dirancang untuk membentuk lansia tangguh melalui tujuh aspek utama, mulai dari menjaga kesehatan fisik dan mental, penerapan pola makan bergizi, aktivitas olahraga, penguatan nilai spiritual, hingga pengembangan keterampilan produktif seperti bercocok tanam, seni budaya, dan kerajinan tangan.
Menurut Gimrood, seluruh peserta telah mengikuti 11 kali pertemuan sebelum akhirnya dinyatakan lulus pada tahun ini.
“Sebanyak 360 wisudawan dan wisudawati dari 13 Sekolah Lansia di 12 kecamatan telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran. Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menerapkan ilmu yang diperoleh agar para lansia tetap produktif dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” ujarnya, seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan para lansia mengikuti proses belajar menjadi bukti bahwa semangat menuntut ilmu tidak pernah dibatasi oleh faktor usia.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan membangun infrastruktur, tetapi juga dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di setiap tahapan kehidupan.
“Semangat belajar tidak pernah mengenal batas usia. Pembangunan bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau gedung, tetapi juga membangun manusianya. Lansia yang kita harapkan adalah mereka yang tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan mampu menjadi sumber kebijaksanaan bagi keluarga maupun lingkungan,” ungkap Bupati.
Anton Achmad Saragih juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk terus menghadirkan lingkungan yang ramah bagi lansia melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Namun menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, hingga masyarakat.
Ia berharap keberadaan Sekolah Lansia Tangguh dapat diperluas hingga menjangkau seluruh nagori di Kabupaten Simalungun sehingga semakin banyak warga lanjut usia memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
“Membangun lansia yang sehat, mandiri, dan tangguh bukan hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah. Ini adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, kami berharap setiap kecamatan nantinya memiliki layanan dan program serupa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati berpesan agar seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Sekolah Lansia Tangguh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga para lulusan mampu menjalani masa tua dengan lebih bahagia, sehat, bermartabat, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda.
Penyelenggaraan Wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh Tahun 2026 ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas, termasuk bagi warga lanjut usia. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan lansia yang tetap berdaya, produktif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah menuju Simalungun yang semakin maju dan sejahtera. (AN)
Penulis : Aswan Nasution













