Jadikabar.Id || SIMALUNGUN – Lapangan Sepak Bola Dobana, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Di bawah kibaran Sang Merah Putih, suasana upacara berlangsung khidmat. Semangat nasionalisme dan kebersamaan terasa kuat ketika seluruh peserta mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Bangsawan Harahap, Danramil 17 Sidamanik, dan Perwira Upacara dijabat Kapten Inf Rudianto, Pasipers Dim 0207/Simalungun.
Upacara diikuti personel TNI dan Polri, ASN, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Pramuka serta para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, jajaran Forkopimda, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun H. Munawal Hadi, S.H., M.H. anggota DPRD, Sekda, pejabat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat turut hadir.
Suasana semakin hening ketika sirene menandai dimulainya detik-detik Proklamasi. Teks Proklamasi kemudian dibacakan Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto.
Puncak upacara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Simalungun Tahun 2026.
Theresia Karanita Munthe dari SMA Plus Efarina bertugas sebagai pembawa baki. Sementara tiga pengibar bendera yakni Maikel Doanta Sitepu, Ibra Elkana Simamora, dan Jhian Mandala Wijaya, juga berasal dari sekolah yang sama.
Keberhasilan mereka menjalankan tugas tidak terlepas dari pembinaan dan pelatihan yang diberikan unsur TNI dan Polri, yakni Ipda Purnawirawan Polri Amril Yousnaidi, Serma Eduard Damanik, Aipda Jhonny Purba dan Brigadir Yose Hary BA Saragih.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi penegasan semangat untuk membangun Indonesia yang mandiri, berkeadilan dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Usai upacara, ribuan warga tidak langsung meninggalkan lokasi. Berbagai atraksi ditampilkan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan.
Demonstrasi pembebasan sandera yang diperagakan personel Yonif 122/Tombak Sakti menjadi salah satu atraksi yang paling menyedot perhatian. Aksi tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
Kemeriahan berlanjut melalui penampilan marching band dan bela diri taktis dari SMA Plus Efarina. Penampilan vokal grup TP PKK Kabupaten Simalungun juga ikut memperkaya rangkaian acara.
Sementara itu, pembacaan Pembukaan UUD 1945 disampaikan Ahmad Rizky Setiawan, S.STP., M.Si., mewakili ASN Pemkab Simalungun. Doa bersama kemudian dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, Dr. H. Bahrum Saleh.
Momentum HUT RI ke-81 juga dimanfaatkan Pemkab Simalungun untuk memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak.
Bupati menyerahkan santunan kepada veteran dan pejuang kemerdekaan, hadiah bagi pemenang lomba cerdas cermat Bahasa Simalungun tingkat SD dan SMP, bantuan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris, serta Satya Lencana Kesetiaan kepada pegawai yang telah mengabdi selama 10 dan 20 tahun.
Di luar lapangan, masyarakat yang tidak dapat menyaksikan upacara dari dekat tetap bisa mengikuti seluruh rangkaian acara melalui layar lebar yang disiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Simalungun.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dobana akhirnya bukan sekadar seremoni tahunan. Ribuan warga, pemerintah, TNI-Polri, pelajar dan berbagai elemen masyarakat menyatu dalam satu suasana: merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan persatuan Simalungun dalam bingkai Indonesia. (AN)













