Tulungagung, jadikabar.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung menggelar Dance Fest Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) 2026 di Panggung Balai Budaya, Jalan RA Kartini, Tulungagung, Rabu, 9 September 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang bagi anak-anak dan pelajar untuk menyalurkan bakat serta kreativitas melalui seni tari. Peserta yang terlibat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
Masing-masing peserta tampil dengan karakter dan kemampuan yang berbeda di hadapan penonton dan dewan juri. Panggung Balai Budaya menjadi ruang bagi para peserta untuk mengekspresikan diri sekaligus mengasah kemampuan di bidang dance.
Di antara puluhan peserta yang tampil, penampilan Putri Cellina Grecia Laurine, siswi SDN 1 Kampungdalem, berhasil mencuri perhatian penonton. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, ia mampu tampil percaya diri di atas panggung.
Riyan, orang tua Cellina mengaku bangga melihat keberanian putrinya tampil di panggung besar. Menurutnya, keikutsertaan Cellina di ajang ini menjadi pengalaman penting untuk melatih mental dan kepercayaan diri.
“Kami sebagai orang tua hanya mendukung. Senang melihat Cellina berani tampil dan menikmati penampilannya. Ini pengalaman berharga buat dia,” terang Riyan.
Sementara itu, salah satu penonton yang hadir menilai penampilan Cellina cukup menonjol di antara peserta seusianya. Ia menilai Cellina mampu mengikuti gerakan dengan kompak dan tidak terlihat gugup.
“Tampilnya bagus dan percaya diri. Padahal masih SD tapi berani tampil di depan banyak orang. Salut,” ungkap Yuli, salah satu penonton.
Antusiasme peserta dalam Dance Fest PHBN 2026 terlihat cukup tinggi. Banyak anak usia sekolah yang dari usia SD hingga sekolah tingkat menengah tampil memukai dengan berbagai gaya dan karakter penampilan yang berbeda-beda.
Sementara itu, bagi Dispora Tulungagung, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkembang. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kreativitas sejak dini.
Panggung Balai Budaya dipilih karena dinilai representatif untuk menampilkan bakat-bakat muda. Dengan panggung yang terbuka untuk umum, anak-anak mendapat pengalaman tampil di depan publik secara langsung.
Penampilan Cellina menjadi contoh bahwa bakat tidak mengenal usia. Dengan persiapan yang cukup, siswa SD pun mampu tampil sejajar dengan peserta SMP dan SMA.
Melalui Dance Fest PHBN 2026, bakat anak-anak tidak hanya mendapat ruang untuk tampil, tetapi juga kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat di Tulungagung.













