KOTA MAGELANG , JadiKabar. Id- Komando Distrik Militer (Kodim) 0705/Magelang menggelar program Serbuan Teritorial TNI 2026 di wilayah Kota Magelang. Program tersebut menyasar perbaikan 40 unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar dua meter di Jalan Gatot Soebroto, Kota Magelang.
Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat setempat. Pengerjaan dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong.
“Sasaran fisik dalam kegiatan ini meliputi rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar dua meter, serta perbaikan 40 unit rumah tidak layak huni. Pengerjaan melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat setempat dengan semangat gotong royong,” kata Satrio, Rabu (16/9/2026).
Menurut Satrio, perbaikan 40 unit rumah tidak layak huni tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua bulan. Dengan demikian, pada akhir 2026, rumah-rumah yang menjadi sasaran diharapkan dapat kembali ditempati warga dalam kondisi yang lebih layak.
Selain pembangunan fisik, Serbuan Teritorial TNI 2026 juga mencakup kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, penguatan bela negara, serta bakti sosial berupa pembagian bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat.
Satrio menjelaskan, bantuan kebutuhan pokok diberikan dengan menyesuaikan kemampuan karena kegiatan sosial tersebut menyasar masyarakat secara luas. Bantuan yang disalurkan antara lain beras, minyak, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya
Sementara itu, Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan, Serbuan Teritorial merupakan bagian dari operasi militer selain perang, khususnya dalam membantu pemerintah daerah menangani berbagai persoalan masyarakat.
Menurut Yuniar, istilah “serbuan” digunakan karena skala kegiatan yang dilakukan cukup besar dan bersifat masif. Salah satu sasaran dengan cakupan tersebut adalah rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer di Jalan Gatot Soebroto.
Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan terhadap infrastruktur yang telah diperbaiki. Kesadaran masyarakat untuk merawat hasil pembangunan dinilai diperlukan agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan kesadaran warga untuk merawat hasil pekerjaan. Tanpa pemeliharaan, infrastruktur yang telah dibangun berisiko cepat rusak dan manfaatnya tidak bertahan lama,” katanya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan dan kegiatan sosial di wilayah Kota Magelang.
Menurut Damar, pelaksanaan Serbuan Teritorial TNI menjadi salah satu bentuk kepedulian dan sinergi lintas sektor dalam membantu menangani persoalan masyarakat di wilayah Kota Magelang.
“Melalui pelaksanaan Serbuan Teritorial TNI ini, sinergi lintas sektor diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung penanganan persoalan masyarakat. Sekaligus, mewujudkan lingkungan yang lebih layak, tertib, sehat, dan inklusif,” katanya.













