Pencarian Warga Magelang Hisyam Korban Kapal Virgo Transport 8 Memasuki Pekan Kedua, Keluarga Masih Menanti Kepastian

Pencarian Warga Magelang Hisyam Korban Kapal Virgo Transport 8 Memasuki Pekan Kedua, Keluarga Masih Menanti Kepastian
Perangkat Desa Kalikuto saat ditemui Media JadiKabar.id

MAGELANG, JADIKABAR – Upaya pencarian terhadap Nur Hisyam (34), warga Dusun Bongso, Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, yang menjadi salah satu penumpang Kapal Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan, masih terus dilakukan hingga Kamis (24/9/2026).

Memasuki pekan kedua pencarian, keberadaan Hisyam belum diketahui. Kondisi tersebut membuat keluarga masih berada dalam penantian dan ketidakpastian sembari mengikuti perkembangan proses pencarian yang dilakukan tim SAR.

Pemerintah Desa Kalikuto bersama masyarakat setempat turut memberikan dukungan kepada keluarga Hisyam. Selain bantuan moral, pendampingan juga dilakukan selama proses penanganan dan identifikasi korban.

Kepala Desa Kalikuto, Muh Faid, mengatakan pemerintah desa langsung mendatangi kediaman keluarga setelah menerima kabar mengenai insiden tersebut. Pihaknya juga memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga.

“Begitu ada kabar, kami selaku pemerintah desa langsung berkunjung ke rumah korban dan memberikan sedikit tali asih. Bantuan ini untuk membantu kebutuhan operasional keluarga, karena banyak tamu yang datang berkunjung (bertakziah),” ujar Faid, Kamis (24/9/2026).

Menurut Faid, perhatian terhadap keluarga korban tidak hanya diperlukan selama proses pencarian. Ia berharap pihak perusahaan pelayaran dan pemerintah dapat memberikan kepastian mengenai hak-hak yang semestinya diterima keluarga.

“Harapan kami dari pihak perusahaan ada tanggung jawab, dan dari pemerintah ada kepedulian seperti (santunan) Jasa Raharja atau pemenuhan hak-hak lainnya,” katanya.

Sementara itu, proses identifikasi juga dilakukan untuk membantu memastikan identitas korban yang ditemukan dalam proses evakuasi. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polresta Magelang telah mengambil sampel DNA dari ibu kandung dan kakak Nur Hisyam.

Sampel tersebut nantinya menjadi bagian dari proses identifikasi korban di Banjarmasin. Pihak keluarga juga masih mengikuti perkembangan pencarian melalui informasi dari Basarnas dan tim SAR Kecamatan.
Di tengah ketidakpastian tersebut, warga Dusun Bongso terus memberikan dukungan kepada keluarga Hisyam.

Kepala Dusun Bongso, Nurul Huda, mengatakan masyarakat rutin menggelar doa bersama setiap malam selepas salat Isya di mushala setempat.

“Kami di lingkungan berupaya sebisa mungkin untuk saling bergotong royong. Bisanya cuma doa. Harapan kita biar cepat ditemukan dan dibawa pulang ke sini, biar keluarga lebih lega,” tutur Huda.

Di sisi lain, seorang warga Desa Kalikuto lainnya yang juga berada di kapal tersebut, Ahmad Bukhori (31), telah dinyatakan selamat. Warga Dusun Ngencek itu berhasil kembali berkumpul dengan keluarganya pada Senin (21/9/2026).

Namun, Bukhori belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. Ia disebut masih mengalami syok berat setelah berhasil selamat dari peristiwa yang terjadi di perairan Kalimantan.

Hingga Kamis (24/9/2026), keluarga Nur Hisyam masih menunggu hasil pencarian dan perkembangan proses evakuasi. Mereka berharap Hisyam segera ditemukan sehingga dapat kembali ke tengah keluarga.

 

Abrian Tamtama

Penulis: AbrianEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *