Berita  

Pantesan Bau Menyengat, Pekarangan Tetangga di Atas Rumah Warga Tlekung Jadi Bendungan Limbah Sapi

Pantesan Bau Menyengat, Pekarangan Tetangga di Atas Rumah Warga Tlekung Jadi Bendungan Limbah Sapi
Pantesan Bau Menyengat, Pekarangan Tetangga di Atas Rumah Warga Tlekung Jadi Bendungan Limbah Sapi

Kota Batu, Jadikabar – Kondisi di lapangan yang dikeluhkan warga RT 06, RW 06 Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu akhirnya terbukti. Limbah kotoran sapi yang ditumpuk menggunung seperti lautan ternyata berada di lahan datar yang tepat di atas rumah warga, di pekarangan tetangga sebelah.

Lahan datar tersebut dibendung menggunakan parit cor semen, sehingga tumpukan kotoran tidak terbuang dan mengendap menjadi genangan luas di dalam bendungan tersebut.

Posisi lahan yang tepat berada di atas atap rumah membuat bau busuk sangat menyengat dan aromanya langsung masuk ke dalam rumah warga, terutama saat tertiup angin. Bahkan saat limbah meluap, alirannya mengalir ke parit bawah dan lewat tepat di depan rumah warga terdampak yang berada di bawahnya.

Belum lagi limbah yang dijemur dengan cara diratakan di seluruh lahan pekarangan di atas rumah warga terdampak. Aroma menyengatnya semakin menjadi-jadi, apalagi saat terkena angin, baunya sangat menyengat. Di lokasi, tumpukan limbah basah dalam jumlah banyak juga masih tampak jelas terlihat.

Hal itu terlihat jelas saat tim gabungan turun ke lokasi, Senin (29/9/2026). Dalam foto, tampak petugas DLH Kota Batu dengan helm putih sedang mengambil sampel limbah di parit cor yang menempel persis di dinding rumah pelapor. Genangan kotoran terlihat memenuhi seluruh bendungan parit tersebut.

Turut hadir di lokasi Kanit Tipidter Polres Batu, perangkat Desa Tlekung, petugas DLH, pihak pelapor dan terlapor pemilik ternak. Mereka menyaksikan langsung kondisi tumpukan kotoran sapi yang sudah memenuhi pekarangan datar di atas rumah tersebut.

“Pantesan baunya luar biasa, ternyata tumpukan kotoran sapi pas di atas sebelah rumah saya. Dibendung pakai parit cor semen, jadi numpuk kayak lautan. Ada yang dijemur diratakan di seluruh lahan lagi. Kalau meluap, alirannya lewat depan rumah saya. Semua baunya masuk ke rumah,” keluh pelapor.

Hasil sampel yang diambil DLH akan diuji di laboratorium untuk menjadi dasar pemanggilan, dan penindakan terhadap pemilik ternak terkait dugaan pencemaran lingkungan.

Penulis: DianEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *