SERBELAWAN, JADIKABAR – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan kembali ditunjukkan jajaran Puskesmas Serbelawan.
Pada Rabu, 30 September 2026, Kepala UPTD Puskesmas Serbelawan dr. Sri Mardiani bersama Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar turun langsung ke Lingkungan IV, Kelurahan Serbelawan, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seorang warga yang sedang dalam kondisi sakit.
Langkah cepat tersebut dilakukan setelah pihak pemerintah menerima informasi dari masyarakat mengenai kondisi Priyani (58), warga yang diketahui tinggal seorang diri dan sedang terbaring lemah karena sakit.
Mendapat informasi tersebut, Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar bersama dr. Sri Mardiani segera mendatangi kediaman Priyani. Tim medis Puskesmas Serbelawan kemudian melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan awal secara langsung di rumah warga.
Melihat kondisi Priyani yang cukup lemah dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, tim kesehatan tidak berhenti pada penanganan awal. Priyani kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Perdagangan.
Gerak cepat tersebut memperlihatkan peran Puskesmas Serbelawan bukan hanya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pelayanan pemerintah yang harus mampu merespons kondisi warga ketika membutuhkan pertolongan.
Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, mengatakan pemerintah harus memastikan tidak ada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan merasa berjalan sendiri.
“Pemerintah Kabupaten Simalungun tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan perhatian kesehatan. Ketika ada warga sakit dan butuh bantuan, kita harus hadir dan bergerak cepat,” ujar Siti Aminah.
Menurutnya, penanganan Priyani merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah kecamatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Serbelawan dan RSUD Perdagangan. Peran masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi warga juga menjadi bagian penting sehingga bantuan dapat segera diberikan.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun dr. Debora Evalinch Sigit Haloho menegaskan jajaran kesehatan akan terus memperkuat respons pelayanan, terutama terhadap warga yang membutuhkan pendampingan dan perhatian khusus.
“Kami mendorong seluruh aparatur kesehatan agar lebih responsif terhadap kondisi warga. Kami berkomitmen memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Bagi dr. Sri Mardiani dan jajaran Puskesmas Serbelawan, pelayanan seperti ini menjadi bagian dari tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh akses kesehatan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Kehadiran tenaga kesehatan secara langsung di tengah warga juga menjadi penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal seorang diri dan memiliki keterbatasan untuk datang sendiri ke fasilitas kesehatan.
Setelah mendapatkan bantuan dan dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Priyani menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah yang datang langsung melihat kondisinya.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Simalungun yang telah memberikan perhatian kepada kami dan melihat kondisi saya dan membantu membawa saya berobat,” ucap Priyani dengan haru.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai pengobatan di dalam ruang puskesmas. Lebih dari itu, kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan warga yang membutuhkan pertolongan benar-benar mendapatkan perhatian.
Bagi masyarakat Serbelawan, langkah cepat Puskesmas Serbelawan bersama pemerintah kecamatan tersebut menunjukkan bahwa informasi dari warga dapat menjadi pintu awal bagi hadirnya pertolongan.
Dan bagi dr. Sri Mardiani, pelayanan kesehatan pada akhirnya bukan hanya soal siapa yang datang ke puskesmas, tetapi juga bagaimana tenaga kesehatan hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Kontributor: Aswan Nasution













