Batal Gelar Unjuk Rasa Susulan, Kapolsek Mijen Tegaskan Jaga Kondusivitas Wilayah

Kapolsek Mijen, Fajar Widianto, S.H., M.Si., saat ditemui di lokasi aksi, BSB Mijen, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026).
Kapolsek Mijen, Fajar Widianto, S.H., M.Si., saat ditemui di lokasi aksi, BSB Mijen, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026).

SEMARANG, JADIKABAR.ID — Agenda aksi unjuk rasa susulan dari Aliansi Rakyat Semarang (ARS) kepada PT Motu Teknologi yang berdasarkan surat pemberitahuan akan digelar di kawasan Mijen, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026) dipastikan batal dilaksanakan. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Mijen bersama Polrestabes Semarang tetap menyiagakan puluhan personel di lokasi guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mijen tetap kondusif.

Kapolsek Mijen, Kompol Fajar Widiyanto, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pihak kepolisian sebelumnya telah menyiagakan pengamanan penuh sesuai dengan prosedur dan perintah dari Polrestabes Semarang sejak pukul 10.00 WIB.

“Jadi kita diperintah untuk melakukan pengamanan. Namun sampai saat (jam 12.29) ini tidak ada yang datang, ” ujar Kompol Fajar Widiyanto saat memberikan keterangan di lokasi.

75 personel gabungan dari Polsek Mijen dan Samapta atas arahan dari Polrestabes Semarang di BSB Mijen, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026).

Terjunkan 75 Personel Gabungan di Lokasi Unjuk Rasa

Untuk mengantisipasi serta menjaga keamanan di lapangan, gabungan kekuatan personel disiagakan di sekitar titik lokasi kegiatan. Kompol Fajar menjelaskan bahwa total ada 75 personel gabungan yang diterjunkan.

“Untuk pengamanan, perintah dari Polrestabes. Kita gabungkan dari Polrestabes sama dari Polsek Mijen. Dengan keseluruhan 75 personel dari samapta dan polsek Mijen,” jelasnya.

Terkait kepastian pembatalan agenda demonstrasi tersebut, Kompol Fajar membenarkan bahwa massa aksi tidak mendatangi lokasi. Kendati demikian, pihak kepolisian tidak mengetahui secara pasti alasan mendasar di balik pembatalan dari pihak penyelenggara aksi.

“Untuk agenda hari ini, sesuai dengan pemberitahuan dari Polrestabes, batal. Untuk aksi massa tidak datang di tempat ini. Kalau info pembatalan kira-kira kenapa, kami tidak tahu. Yang kami hanya melakukan perintah, pemberitahuan dari Polrestabes dibatalkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa informasi perubahan situasi baru diterima pada pagi hari saat persiapan pengamanan tengah berlangsung. “Tadi pagi belum ada pembatalan. Jadi kami melakukan pengamanan sesuai perintah dan pemberitahuan,” tambahnya.

Meski aksi unjuk rasa batal terlaksana, kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menjamin keamanan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Mijen agar situasi tetap aman, damai, dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *