Gempa M3,8 Guncang Wonosobo Dini Hari, Getaran Dirasakan hingga Kota Magelang

Avatar photo

Jadikabar.id || MAGELANG – Gempa bumi bermagnitudo 3,8 mengguncang wilayah Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. Guncangan terjadi saat sebagian masyarakat masih terlelap dan dilaporkan turut dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah di sekitar Wonosobo, termasuk hingga Kota Magelang.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat terjadi pada pukul 02.43.01 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 12 kilometer sebelah utara Wonosobo, dengan magnitudo 3,8.

Gempa tersebut masuk dalam kategori gempa dirasakan yang tercatat oleh BMKG. Intensitas guncangan berbeda-beda di sejumlah wilayah, bergantung pada jarak dan kondisi masing-masing daerah.

BMKG mencatat guncangan mencapai III MMI di wilayah Wonosobo dan Wanayasa. Sementara itu, Dieng dan Banjarnegara merasakan guncangan dengan intensitas II–III MMI, sedangkan Batang tercatat merasakan guncangan dengan intensitas II MMI.

Skala MMI atau Modified Mercalli Intensity digunakan untuk menggambarkan tingkat guncangan yang dirasakan serta dampaknya terhadap manusia dan lingkungan di suatu lokasi.

Getaran Turut Dirasakan Warga Kota Magelang
Selain wilayah yang tercatat dalam data intensitas BMKG, getaran gempa juga dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah yang lebih jauh dari pusat gempa.
Salah satunya dirasakan Margaretha, warga Kota Magelang, yang mengaku sedang terbangun ketika guncangan terjadi.

“Saya tidak sengaja sedang terbangun, terasa seperti goyang. Saya tinggalnya di tempat agak tinggi, jadi terasa,” ujar Margaretha.

Kesaksian tersebut menjadi salah satu laporan warga mengenai getaran yang dirasakan di Kota Magelang. Namun, secara jurnalistik, kesaksian warga perlu dibedakan dengan data intensitas resmi BMKG yang tercantum dalam laporan gempa.

Hingga berita ini disusun, informasi resmi BMKG yang ditampilkan pada laman Gempa Dirasakan mencatat pusat gempa berada di darat sekitar 12 kilometer utara Wonosobo dengan magnitudo 3,8.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga juga dapat memeriksa kondisi bangunan setelah terjadi guncangan, terutama apabila ditemukan retakan atau kerusakan pada bagian struktur bangunan.

Masyarakat disarankan terus memantau perkembangan informasi mengenai gempa maupun kemungkinan gempa susulan melalui kanal resmi BMKG.

Fakta Gempa:

Hari/tanggal: Sabtu, 12 September 2026
Waktu: 02.43.01 WIB
Magnitudo: 3,8
Lokasi pusat gempa: Darat, 12 km utara Wonosobo
Status: Gempa dirasakan
Intensitas III MMI: Wonosobo dan Wanayasa
Intensitas II–III MMI: Dieng dan Banjarnegara
Intensitas II MMI: Batang
Wilayah lain: Terdapat kesaksian warga yang merasakan getaran hingga Kota Magelang

Sumber: https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-dirasakan

Abrian Tamtama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *