Pertama Kali Datang ke Purba Sinumbah, Bupati Simalungun Bawa Layanan Gratis dan Paket Pembangunan

Avatar photo

Jadikabar.Id || SIMALUNGUN – Ratusan warga Nagori Purba Sinumbah, Kecamatan Silimakuta, Sumatera Utara, menyambut antusias kunjungan pertama Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, ke wilayah mereka, Senin (10/8/2026).

Tak sekadar melakukan kunjungan kerja, kedatangan Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, dan jajaran pimpinan perangkat daerah sekaligus membawa pelayanan publik terpadu secara gratis langsung ke tengah masyarakat.

Warga sejak pagi memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan pemerintah. Mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, kepesertaan BPJS Kesehatan, pelayanan keluarga berencana hingga bantuan sosial.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka layanan perekaman KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian dan perubahan data Kartu Keluarga. Dinas Kesehatan menyediakan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara cuma-cuma, sementara layanan BPJS membantu masyarakat terkait kepesertaan jaminan kesehatan.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana turut memberikan pelayanan serta edukasi program KB. Adapun Dinas Sosial menyalurkan paket sembako bagi lansia dan keluarga kurang mampu.

Pasar murah juga menjadi salah satu layanan yang paling banyak diminati. Pemerintah menyediakan satu ton beras SPHP dengan harga Rp58.000 per karung, 100 liter minyak goreng seharga Rp16.000 per liter, serta 1.500 butir telur ayam dengan harga Rp1.800 per butir.

Kehadiran Bupati disambut Camat Silimakuta Ricard Girsang bersama unsur Forkopimca, para Pangulu Nagori, jajaran TP PKK, tokoh masyarakat dan ratusan warga.

Tokoh masyarakat Hisar Saragih mengaku bersyukur atas kedatangan Bupati yang untuk pertama kalinya menyambangi Nagori Purba Sinumbah. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mendapatkan perhatian pembangunan yang lebih besar.

Di hadapan warga, Bupati Anton Achmad Saragih mengakui Purba Sinumbah memiliki potensi besar, terutama pada sektor pertanian. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur, khususnya akses jalan, agar aktivitas masyarakat dan perekonomian dapat berkembang lebih baik.

Sejumlah pembangunan pun dipaparkan Bupati untuk wilayah Kecamatan Silimakuta. Di antaranya rekonstruksi jalan Purba Sinumbah–Dusun PCS sepanjang 190 meter dengan anggaran Rp400 juta, jalan Parmonangan–Purba Sinumbah sepanjang 200 meter senilai Rp400 juta, serta jalan keliling Dusun Sinar Baru sepanjang 138 meter dengan anggaran Rp250 juta.

Pada sektor pertanian, Pemkab Simalungun juga menyiapkan bantuan 33.300 batang bibit kopi Arabika serta pembangunan dan rehabilitasi jalan usaha tani di sejumlah lokasi dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp600 juta.

Sementara untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat, pemerintah merencanakan pembangunan sumur bor di Nagori Sibangun Mariah senilai Rp130 juta serta revitalisasi Puskesmas Pembantu Purbatua Etek dengan anggaran Rp200 juta.

Bupati menegaskan pembangunan tidak mungkin dilakukan sekaligus di seluruh wilayah karena luasnya Kabupaten Simalungun dan keterbatasan anggaran. Namun, pemerintah memastikan pembangunan tetap berjalan secara bertahap dan diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Selaku Bupati, kami menginginkan pembangunan berjalan merata. Namun mengingat luasnya wilayah dan keterbatasan anggaran, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap,” tegas Anton.

Ia pun mengajak masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi ikut menjaga dan mendukung seluruh program pemerintah melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Mari kita bersatu dan bergotong royong, agar semua berjalan lancar dan pembangunan dapat terus berlanjut demi kemajuan bersama,” ajaknya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada lansia serta peralatan Posyandu kepada para Pangulu dan Lurah.

 

Kunjungan pertama Bupati ke Purba Sinumbah tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pelayanan publik dan pembangunan di Simalungun diarahkan semakin dekat dengan masyarakat, termasuk hingga ke pelosok nagori. (AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *