Mojokerto, JADIKABAR – Sebuah truk pengangkut mi instan terbakar di Jalan Raya Desa Adisono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Kebakaran hebat tersebut menghanguskan ribuan karton mi instan yang sedang dalam perjalanan menuju Bali.
Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Kobaran api dengan cepat membesar dari bagian belakang kendaraan hingga melalap sebagian besar muatan yang berada di bak truk.
Sopir truk bernomor polisi AB 8756 CT, Azril Mulyana, warga Tasikmalaya, Jawa Barat, menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada bagian belakang kendaraan. Sebelum api muncul, dirinya sempat menghentikan laju truk saat berada di dekat lampu lalu lintas.
“Kemungkinan konslet bagian kabel di belakang,” ujarnya.
Azril mengaku awalnya tidak menyadari adanya kebakaran. Namun setelah berhenti, ia mendapat informasi bahwa asap mulai keluar dari bagian belakang kendaraan yang mengangkut ribuan karton mi instan tersebut.
“Sempat berhenti dulu sebelum lampu merah, terus di belakang ada asap,” katanya.
Truk tersebut diketahui berangkat dari kawasan Cikarang, Jawa Barat, dengan tujuan Bali. Muatan yang dibawa berupa berbagai jenis mi instan dalam jumlah besar.
Menurut Azril, total muatan yang diangkut mencapai sekitar 1.200 karton. Seluruh barang dagangan yang berada di dalam bak truk mengalami kerusakan parah akibat dilalap api.
“Muat sekitar 1200 karton mie seperti mie ramen kondisinya hangus,” ungkapnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan insiden itu kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, tim Damkar Pos 2 Mojosari tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merambat lebih luas.
Sementara itu, Anggota Damkar Pos 2 Mojosari, Vicky Lutfianto, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kendaraan yang terbakar di kawasan tersebut.
“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat adwa mobil terbakar kita melakukan pemadaman sekitar 1 jam,” jelasnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api telah membesar dan membakar sebagian besar muatan yang mudah terbakar. Setelah sekitar satu jam berjibaku di lokasi, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya dan melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar karena ribuan karton mi instan yang diangkut hangus terbakar. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.













