Pelepasan Kontingen Jamda Sumut 2026: Bupati Nias Utara Titipkan Nama Baik Daerah di Pundak Pramuka Nias Utara

Pelepasan Kontigen Jamda Sumut 2026 Oleh Bupati Nias. (S.Telaumbanua/Jadikabar)

LOTU || JADIKABAR – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Nias Utara secara resmi menggelar Upacara Pemberangkatan Kontingen untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Sumatera Utara Tahun 2026.

Acara pelepasan yang penuh khidmat ini berlangsung di Tribun Kabupaten Nias Utara pada Rabu (1/7/2026).

Upacara ini digelar sebagai bentuk dukungan penuh dan restu formal dari Pemerintah Kabupaten Nias Utara beserta pengurus Kwarcab kepada para kader Pramuka terbaik yang akan menjadi duta daerah di tingkat provinsi.

Dalam laporan resminya, Pimpinan Kontingen, Foarota Harefa, S.Pd., menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara maksimal sejak menerima undangan resmi pada Maret lalu.

“Kontingen Kabupaten Nias Utara berkekuatan 18 peserta, yang terdiri dari 9 putra dan 9 putri berstatus pelajar tingkat SMP”.

Seluruh peserta merupakan hasil seleksi ketat dan telah menjalani pembinaan serta latihan intensif selama kurang lebih dua bulan,” ujar Foarota.

Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, kontingen dijadwalkan bertolak menuju Bumi Perkemahan Sibolangit pada 5 Juli 2026 mendatang, dan direncanakan kembali ke tanah kelahiran pada 14 Juli 2026.

Bupati Nias Utara, dalam arahan dan bimbingannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Nias Utara.

Bazatulo Zebua, S.E., M.Ec.Dev menekankan, bahwa para peserta tidak hanya pergi untuk berkemah, melainkan membawa amanah dan nama baik seluruh masyarakat Nias Utara.

“Adik-adik tidak berangkat membawa nama diri sendiri, melainkan membawa nama besar Kwarcab dan Kabupaten Nias Utara di tingkat Kwarda Sumatera Utara.

Tunjukkan jati diri Pramuka Nias Utara yang disiplin, tangguh, ceria, dan berkarakter,” tegas Sekda saat membacakan pidato Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berpesan agar seluruh kontingen senantiasa menjunjung tinggi Dasa Dharma dan Tri Satya dalam setiap tindakan.

“Tunjukkan prestasi, tetapi yang lebih utama adalah sikap dan budi pekerti. Jadilah kontingen yang paling disiplin, paling rapi, dan paling disegani karena sopan santunnya,” tambahnya.

Pemerintah Daerah juga menitipkan pesan khusus kepada para Pembina Pendamping untuk mengawasi,

membimbing, dan melindungi para peserta, serta menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para Kepala Majelis Pembimbing Gugus depan (Kamabigus) dan orang tua atas dukungan moral maupun materiil.

Upacara pelepasan ditandai secara simbolis dengan pernyataan resmi pelepasan kontingen oleh Sekretaris Daerah diiringi doa bersama demi keselamatan dan kelancaran selama kegiatan berlangsung.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting di lingkungan Kabupaten Nias Utara, antara lain:
Bazatulo Zebua, S.E., M.Ec.Dev. (Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara), Kepala Bidang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara,
Pimpinan Kontingen beserta jajaran, staf pendamping Para Kakak Pembina Pramuka, Orang tua/wali dari para peserta utusan Jamda, Serta para tamu undangan lainnya.

Dengan bekal latihan intensif dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kontingen Kwarcab Nias Utara siap mengukir cerita positif, memperluas persaudaraan, dan membawa pulang kebanggaan bagi Bumi Tano Niha. (S.telaumbanua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *