Pembukaan Pekan Budaya Pariwisata Berlangsung Spektakuler, Sungai Penuh Tampilkan Kekayaan Budaya dan UMKM

Avatar photo

Jadikabar.id || JAMBI – Pembukaan event spektakuler Pekan Budaya Pariwisata “Jambi Elok Nian” berlangsung meriah dan memukau di Anjungan Rumah Adat Kota Sungai Penuh, Taman Mini Melayu Jambi, Jumat malam (17/7).

Mengusung tema “Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara”, malam pembukaan diwarnai pertunjukan seni budaya yang memadukan tarian kearifan lokal, aransemen musik, serta tata cahaya yang memukau.

Ratusan masyarakat dan tamu undangan memadati lokasi acara. Suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi dan kearifan lokal Kota Sungai Penuh.

Kemegahan acara turut dihadiri tamu kehormatan dari tingkat pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, instansi vertikal, serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kota Sungai Penuh.

Menariknya, para pejabat yang hadir, termasuk kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama pasangan masing-masing, turut tampil dalam peragaan busana batik khas Sungai Penuh. Kehadiran mereka di atas catwalk menjadi salah satu rangkaian acara yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Srikartini Alfin, S.Kep., Ners. Turut hadir Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama istri serta Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M. bersama istri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Sungai Penuh sebagai tuan rumah pelaksanaan event Jambi Elok Nian di Taman Mini Melayu Jambi.

Menurutnya, event Jambi Elok Nian merupakan inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan kecintaan terhadap adat dan budaya, serta mendorong pelestarian warisan budaya daerah.

Tema “Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara” bukan sekadar rangkaian kata, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam. Kita memiliki warisan budaya berupa adat dan tradisi, naskah-naskah kuno, Batik Incung, cagar budaya, tulisan Incung, sastra lisan, kerajinan tangan, serta semangat gotong royong yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menegaskan bahwa Kota Sungai Penuh dengan filosofi “Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bedil” merupakan daerah yang kaya akan adat, budaya dan nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kehidupan masyarakat Kota Sungai Penuh berlandaskan adat yang bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Selain kekayaan budaya, Wali Kota menyampaikan bahwa Kota Sungai Penuh memiliki potensi alam yang luar biasa, berupa perbukitan hijau, udara yang sejuk, hamparan persawahan serta kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat yang menjadi potensi besar dalam pengembangan pariwisata.

Kota Sungai Penuh juga memiliki potensi unggulan di sektor pertanian dan perkebunan, seperti kayu manis, kopi dan tanaman hortikultura. Bahkan, kopi asal Kota Sungai Penuh telah mendapat pengakuan di tingkat internasional. Radjea Coffee pernah mewakili Indonesia dalam London Coffee Festival 2021 dan dinobatkan sebagai salah satu kopi terbaik.

Sementara itu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos.,MH dalam arahannya menyampaikan bahwa event Jambi Elok Nian memiliki misi strategis bagi kemajuan Provinsi Jambi secara keseluruhan.

Event tersebut, menurutnya, menjadi momentum penting dalam mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, budaya dan produk-produk UMKM unggulan.

Selain menampilkan seni budaya, Anjungan Rumah Adat Kota Sungai Penuh juga menghadirkan berbagai stand pameran produk lokal UMKM dari sejumlah kecamatan di Kota Sungai Penuh. Berbagai produk ditampilkan, mulai dari makanan dan camilan khas, batik, kerajinan tangan, hingga peralatan pertanian tradisional.

Keberadaan stand UMKM tersebut menjadi ruang promosi bagi produk unggulan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif dan potensi lokal Kota Sungai Penuh kepada masyarakat luas.

Sebagai tuan rumah, Kota Sungai Penuh sukses menghadirkan pembukaan event Jambi Elok Nian yang spektakuler, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam menjaga warisan budaya, mengembangkan pariwisata dan mendorong UMKM menuju Sungai Penuh Juara. (Pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *