Jadikabar.Id || SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui program Pelayanan Publik Terpadu yang digelar di Nagori Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik, Kamis (30/7/2026), warga tidak hanya memperoleh berbagai layanan administrasi dan kesehatan secara gratis, tetapi juga mendapat kepastian pembangunan di sektor infrastruktur, pertanian, hingga bantuan sosial.
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, Camat Sidamanik Juliana F. Simarmata, unsur Forkopimca, para lurah, pangulu, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memanfaatkan berbagai pelayanan yang dibawa langsung pemerintah ke tengah nagori. Berbagai stan pelayanan dipenuhi warga yang mengurus dokumen kependudukan, memeriksakan kesehatan, hingga membeli kebutuhan pokok melalui pasar murah.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani perekaman KTP elektronik, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian, serta perubahan Kartu Keluarga. Sementara Dinas Kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis lengkap dengan pemberian obat bagi masyarakat.
Pelayanan juga diperkuat oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melalui layanan dan edukasi program KB. Di sisi lain, Dinas Sosial menyalurkan paket sembako kepada warga kurang mampu, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).
Tak kalah diminati, pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah menyediakan satu ton beras SPHP seharga Rp58 ribu per karung, minyak goreng sebanyak 100 liter dengan harga Rp16 ribu per liter, serta 1.500 butir telur ayam yang dijual Rp1.800 per butir.
Selain menghadirkan pelayanan langsung, Bupati Anton juga memaparkan berbagai program pembangunan yang telah dialokasikan untuk Kecamatan Sidamanik pada Tahun Anggaran 2026.
Di sektor infrastruktur jalan, pemerintah akan merekonstruksi Jalan Manik Maraja sepanjang 395 meter dengan anggaran Rp1 miliar. Pembangunan juga menyasar ruas jalan di Huta Siborong-borong, Nagori Bahal Gajah sepanjang 64 meter senilai Rp150 juta, serta perbaikan jalan di Huta Dipar Hataran, Nagori Ambarisan sepanjang 62 meter dengan nilai anggaran yang sama.
Perhatian terhadap sektor pertanian juga terus diperkuat. Pemkab Simalungun mengalokasikan rehabilitasi jaringan irigasi DI Manik Rejo yang melayani lahan pertanian seluas 90 hektare dengan anggaran Rp2 miliar, serta rehabilitasi DI Ambarisan seluas 100 hektare senilai Rp1 miliar.
Untuk mendukung produktivitas petani, pemerintah menyerahkan dua unit hand traktor roda dua masing-masing kepada kelompok tani di Nagori Sarimatondang dan Nagori Tigabolon.
Selain itu, pembangunan jalan usaha tani juga menjadi bagian dari program prioritas, yakni sepanjang 320 meter di Nagori Tigabolon dengan anggaran sekitar Rp420,8 juta dan sepanjang 145 meter di Nagori Ambarisan senilai Rp190,675 juta. Sementara di sektor kesehatan, revitalisasi Puskesmas Pembantu Manik Hataran turut dilakukan guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa kegiatan Pelayanan Publik Terpadu merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat dapat mengakses layanan administrasi kependudukan, kesehatan, maupun pelayanan lainnya tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat pemerintahan. Pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan program baru bagi warga lanjut usia. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat yang memasuki usia 85 tahun ke atas akan memperoleh hadiah khusus dari Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai bentuk penghargaan kepada para lansia.
Saat meninjau lokasi pelayanan, Bupati menemukan seorang lansia yang hidup seorang diri dan belum menerima bantuan sosial. Melihat kondisi tersebut, ia langsung menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan pendataan dan memastikan seluruh warga yang berhak mendapatkan bantuan tidak lagi terlewat.
Selain itu, Bupati meminta agar Program Sekolah Lansia terus diperluas hingga ke nagori-nagori agar para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif.
Menjawab harapan masyarakat terkait pembangunan jalan, Bupati menegaskan pemerintah tetap berkomitmen memperbaiki infrastruktur secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Kabupaten Simalungun memiliki 386 nagori dan 17 kelurahan. Seluruh pembangunan tentu dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat agar pembangunan dapat terus berjalan berkesinambungan,” katanya.
Camat Sidamanik Juliana F. Simarmata, didampingi para pangulu, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun yang terus menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Bupati bersama jajaran tidak hanya sebagai kunjungan kerja, tetapi juga menjadi bukti bahwa pemerintah ingin melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan pelayanan berjalan dengan baik.
“Kehadiran Bapak Bupati memberikan semangat baru bagi masyarakat. Beliau datang bukan sekadar meninjau, tetapi memastikan pelayanan benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih mengajak seluruh kader PKK, Posyandu, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Mari kita terus bergandengan tangan memperkuat peran PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Semangat Baru menuju Simalungun Maju,” ungkapnya.
Di penghujung kegiatan, Pemerintah Kabupaten Simalungun menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat, meliputi paket sembako, alat pertanian, alat kesehatan, kursi roda, santunan beasiswa, serta manfaat Jaminan Kematian (JKM).
Melalui program Pelayanan Publik Terpadu ini, Pemkab Simalungun kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, pembangunan yang merata, dan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok nagori. (AN)













