MALANG, JADIKABAR – Prestasi menjadi bagian penting dari perjalanan SMP Negeri 3 Kepanjen, Kabupaten Malang. Tidak hanya di bidang akademik, sekolah ini juga terus menorehkan capaian di berbagai ajang nonakademik, mulai dari tingkat kecamatan, Kabupaten Malang, hingga kompetisi internasional.
Deretan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa lingkungan pendidikan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi siswa untuk menemukan, mengembangkan, dan mengasah potensi yang mereka miliki.
Gambaran itu terlihat ketika tim wartawan berkunjung ke SMP Negeri 3 Kepanjen. Puluhan hingga ratusan piala dan trofi tampak tersusun rapi di rak dan lemari ruang tamu sekolah. Deretan penghargaan tersebut menjadi saksi perjalanan para siswa dalam mengukir prestasi sekaligus membawa nama sekolah ke berbagai kompetisi.
Kepala SMP Negeri 3 Kepanjen, Margo Sujono Hadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan siswa serta pendampingan dan bimbingan para guru.
“Alhamdulillah berkat kedisiplinan serta bimbingan ilmu yang diajarkan bapak ibu guru kami kepada anak didik berbuah manis dan menjadikan bibit-bibit talenta yang berprestasi yang membanggakan. Siswa-siswi kami kemarin baru di bulan September tahun 2026 berhasil memboyong piala trofi dan medali emas, dalam ajang Lomba Juara 2 Karate tingkat Internasional dan Juara 1 Lomba Pencak Silat tingkat Kabupaten Malang,” ujar Margo saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (3/10/2026).
Menurut dia, setiap prestasi yang diraih siswa bukan sekadar penghargaan bagi individu maupun sekolah. Capaian tersebut juga menjadi bentuk kontribusi siswa dalam membawa nama baik lembaga pendidikan dan Kabupaten Malang.
“Selamat dan sukses dan saya ucapkan, dan kami bangga atas nama Kepala Sekolah untuk siswa-siswi yang sudah menorehkan prestasi dan ikut mengharumkan nama lembaga sekolah menjadi nilai yang positif,” katanya.
Margo menambahkan, sekolah terus berupaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk siswa yang disiplin, berkarakter, serta mampu bertanggung jawab.
Salah satu program yang dijalankan adalah pembinaan keterampilan upacara bagi seluruh siswa. Selama enam hari, siswa mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek pelaksanaan upacara, mulai dari menjadi pemimpin atau inspektur upacara, membaca teks Proklamasi dengan lancar dan tegas, hingga tata cara pengibaran bendera Merah Putih.
Para siswa juga dilatih mengenai langkah dan baris-berbaris dalam pelaksanaan upacara. Bagi pihak sekolah, kegiatan tersebut bukan sekadar latihan seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter.
“Mohon doa dan dukungan. Kami bersama bapak ibu guru terus mencetak anak-anak menjadi sekolah ramah anak, disiplin dan berkarakter,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembiasaan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian tampil di depan publik.
“Program ini sangat besar manfaatnya bagi pengembangan jiwa mental kedisiplinan anak-anak,” imbuhnya.
Dengan berbagai capaian yang telah diraih, SMP Negeri 3 Kepanjen juga mendapat kepercayaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sebagai sekolah unggulan dalam bidang prestasi sekaligus sekolah yang peduli terhadap lingkungan.
Bagi sekolah, capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus menjaga budaya berprestasi. Deretan trofi yang memenuhi ruang sekolah bukan hanya menjadi pajangan, melainkan pengingat bahwa setiap prestasi lahir dari proses panjang, kedisiplinan, kerja keras siswa, serta dukungan para guru dan seluruh keluarga besar sekolah.













