TANGSEL, JadiKabar. Id— Majelis Ta’lim Al-Ittihad bersama jamaah dan warga RT 03/RW 04, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di Gedung Majelis Ta’lim Al-Ittihad, Jalan Gardu, RT 03/RW 04, Kelurahan Pondok Betung.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah di Dalam Kehidupan”. Tema tersebut menjadi pengingat bagi jamaah agar keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun bermasyarakat.
Selain sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di antara warga dan jamaah majelis ta’lim.
Ketua Majelis Ta’lim Al-Ittihad, Ustazah Hj. Salamah, turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antarjamaah.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah juga mendapatkan tausiyah yang disampaikan Ustazah Hj. Bahijah Hamid dari Jalan H. Nawi, Cipete, Jakarta Selatan.
Dalam tausiyahnya, Ustazah Hj. Bahijah mengajak umat Islam untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat hubungan antarmajelis ta’lim. Menurutnya, setiap majelis ta’lim diharapkan dapat menjadi ruang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, serta mempererat tali silaturahmi.
“Melalui kegiatan pengajian seperti ini, umat Islam diharapkan tetap bersatu dan dapat saling mengisi antara satu majelis ta’lim dengan majelis ta’lim lainnya,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Suasana pengajian semakin semarak dengan penampilan seni Islami dari dua kelompok rebana, yakni Group Rebana Hadroh dan Group Rebana Qasidah yang berasal dari lingkungan Jalan Gardu RT 03/RW 04, Kelurahan Pondok Betung.
Kedua kelompok tersebut berada di bawah naungan Majelis Ta’lim Al-Ittihad. Masing-masing kelompok beranggotakan sekitar 11 orang yang terdiri dari kaum ibu jamaah majelis ta’lim.
Penampilan rebana dan lantunan lagu-lagu sholawat mendapat sambutan antusias dari jamaah yang hadir. Kekompakan para anggota dalam membawakan sholawat tidak hanya menghidupkan suasana acara, tetapi juga menjadi hiburan bernuansa Islami bagi seluruh peserta.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, acara ini diharapkan dapat terus menjadi momentum bagi warga untuk menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.













