Tulungagung, jadikabar.id – Viral Soto Murah Rp. 8000 di saat banyak orang mengeluhkan mahalnya harga dengan istilah “in this economy”. Anggota DPRD Tulungagung Arif Zainudin fraksi Partai PKB justru mengambil langkah berbeda. Ia ikut membuka Warung Soto Seger Tulungagung di Jalan Wahidin Sudiro Husodo dengan harga hanya Rp 8.000 per mangkok.
Harga miring tersebut sempat membuat warga penasaran. Bagaimana soto Rp 8.000 bisa tetap enak dan layak jual?
Ramai Soto Murah Tulungagung
Namun keraguan tersebut terjawab dengan ramainya pembeli yang datang ke warung tersebut setiap hari.

Ditemui disela-sela keramaian pembeli, pihak manajemen Soto Seger menegaskan harga murah bukan sekadar strategi dagang. Ada misi sosial di baliknya, yakni membuka lapangan kerja dan menyediakan makanan layak dengan harga terjangkau bagi masyarakat kecil.
“Tujuan kami sederhana, kami ingin membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di masa sulit ini. Kami juga ingin membuktikan masyarakat menengah ke bawah berhak makan nyaman di tempat yang bersih, dengan rasa yang jujur, tanpa harus takut melihat harga,” ungkapnya, Senin (5/10/2026).
Pengelola juga memastikan kualitas tetap menjadi prioritas meski harga ditekan murah. Ayam kampung diolah dengan perebusan berjam-jam dan kuah racikan rempah pilihan untuk menjaga cita rasa.
“Bagi kami, untung sedikit tetapi perputaran cepat dan banyak orang yang terbantu, itu jauh lebih berkah. Karyawan bisa bekerja, pembeli bisa makan enak dan kenyang tanpa beban,” tambahnya.
Fenomena Soto Seger Rp 8.000 ini menjadi bukti bahwa di tengah tekanan ekonomi, usaha kuliner masih bisa tumbuh tanpa harus mengejar margin besar, sekaligus memberi manfaat bagi pekerja dan pembeli.
Pewarta: Malik













