Tanjab Barat Jadikabar.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., secara resmi membuka Pelatihan Modifikasi Anyaman Purun yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, mulai 30 September hingga 2 Oktober 2026, bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dalam arahannya Hj. Fadhilah Sadat menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam mengolah serta memodifikasi bahan purun menjadi karya seni yang indah dan bernilai jual tinggi. Menurutnya, potensi tanaman purun tidak hanya sebatas bahan pembuat tikar tradisional, melainkan dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti tas, tempat tisu, aksesoris, hingga produk kerajinan modern lainnya.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Selain menambah wawasan dan keterampilan, olahan kreatif dari anyaman purun ini dapat menjadi peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” ujar Ketua Dekranasda.
Pelatihan ini diikuti sebanyak 20 orang peserta lokal. Berdasarkan rincian program Diskopperindag, kegiatan ini merupakan bagian dari Pelaksanaan Pemberdayaan Industri serta Koordinasi dan Sinkronisasi Pembangunan Industri di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat terus berinovasi dan menghasilkan produk kraf khas daerah yang kompetitif di pasaran.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala Diskopperindag Tanjab Barat, Sekretaris Diskoperindag, jajaran Pemerintah Kecamatan Betara, serta Kepala Desa Serdang Jaya dan narasumber.(ARN)













