Berita  

Bupati Anton Turun Langsung Pantau Pengaspalan Jalan 5,6 Km di Gunung Maligas, Dorong Akses Ekonomi dan Wisata

Bupati Anton Turun Langsung Pantau Pengaspalan Jalan 5,6 Km di Gunung Maligas, Dorong Akses Ekonomi dan Wisata
Foto Artikel Istimewa Bupati Anton Turun Langsung Pantau Pengaspalan Jalan 5,6 Km di Gunung Maligas, Dorong Akses Ekonomi dan Wisata

SIMALUNGUN, JADIKABAR.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memperbaiki infrastruktur terus diwujudkan di berbagai wilayah. Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, turun langsung meninjau pelaksanaan rekonstruksi dan pengaspalan jalan di Kecamatan Gunung Maligas, Sumatera Utara, Senin (31/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan pembangunan jalan berjalan sesuai perencanaan dan memenuhi standar teknis. Ruas jalan yang tengah dikerjakan memiliki panjang keseluruhan 5,6 kilometer dan menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan kawasan Kecamatan Bosar Maligas dengan wilayah Kecamatan Siantar.

Kehadiran infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap kegiatan perdagangan, pertanian, perekonomian masyarakat hingga potensi wisata daerah.
Dalam kunjungannya, Bupati Anton didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun, Ir. Hotbinson Damanik, serta Camat Gunung Maligas, Ayu Rukyah Nasution.

Rombongan meninjau langsung proses pekerjaan di lapangan, termasuk memastikan kualitas konstruksi dan proses pengaspalan dilakukan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

Bupati Anton Achmad Saragih mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya ingin membangun jalan, tetapi memastikan infrastruktur yang dibangun memiliki kualitas baik sehingga dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

“Hari ini kita melakukan monitoring terhadap rekonstruksi jalan di Kecamatan Gunung Maligas, khususnya di Nagori Karang Anyar. Kita ingin memastikan proses pekerjaan dan pengaspalan berjalan dengan baik serta sesuai spesifikasi agar jalan ini berkualitas dan dapat bertahan lama,” ujar Bupati di lokasi pekerjaan.

Anton menilai kondisi jalan yang baik akan memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Mobilitas menjadi lebih lancar, distribusi barang dapat berjalan lebih cepat, dan akses menuju pusat kegiatan ekonomi semakin terbuka.
Karena itu, pembangunan infrastruktur menurutnya harus benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Setelah pembangunan ini selesai, kita berharap masyarakat ikut menjaga dan merawatnya bersama-sama. Jalan ini harus memberikan manfaat besar, memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” katanya.

Bupati juga menekankan bahwa akses jalan yang semakin baik dapat menjadi pendukung pengembangan berbagai potensi daerah, termasuk sektor pariwisata yang selama ini terus didorong Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Simalungun, Ir. Hotbinson Damanik, menjelaskan pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap pada Ruas Jalan Perumnas Batu VI–Karang Sari.
Total panjang ruas yang ditangani mencapai 5,6 kilometer, dengan lebar badan jalan sekitar 3,5 meter.

Menurut Hotbinson, pada tahap awal pekerjaan, pengaspalan dilaksanakan sepanjang 1,4 kilometer.

“Pengaspalan yang kita lakukan saat ini merupakan tahap pertama sepanjang 1,4 kilometer. Namun pekerjaan rekonstruksi jalan ini bukan hanya pengaspalan badan jalan,” jelas Hotbinson.

Selain memperbaiki permukaan jalan, pemerintah juga membangun sejumlah fasilitas pendukung, termasuk gorong-gorong dan sistem drainase.

Pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dinilai penting untuk mengatur aliran air dan mencegah kerusakan jalan akibat genangan.

“Gorong-gorong dan drainase menjadi bagian dari pekerjaan karena sistem pembuangan air yang baik akan membantu menjaga konstruksi jalan sehingga lebih kuat dan memiliki usia penggunaan yang lebih panjang,” ujarnya.

Pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Nagori Karang Anyar.

Pangulu Nagori Karang Anyar, Safii, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya.

Menurutnya, perbaikan jalan telah lama menjadi harapan masyarakat karena akses transportasi sangat penting dalam mendukung berbagai aktivitas warga.

“Kami atas nama masyarakat Nagori Karang Anyar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati Simalungun yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan jalan di wilayah kami. Sekarang kondisi jalan sudah diperbaiki dan hasil pembangunannya sangat baik,” ujar Safii.

Ia menambahkan, keberadaan jalan yang baik juga akan memberikan dampak terhadap pengembangan potensi wisata di Nagori Karang Anyar.

Salah satu potensi yang diharapkan semakin berkembang adalah Pemandian Karang Anyar, yang menjadi tujuan rekreasi masyarakat.

Dengan akses jalan yang semakin nyaman, Safii berharap kunjungan wisatawan dapat meningkat dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Daerah kami memiliki potensi wisata. Jika akses jalan semakin baik, tentu masyarakat berharap semakin banyak pengunjung datang. Hal itu nantinya dapat membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mendorong pembangunan infrastruktur secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah.
Jalan yang baik diharapkan dapat membuka daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendukung perkembangan sektor pertanian, perdagangan dan pariwisata.

Peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Anton Achmad Saragih juga menjadi bentuk pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan pembangunan agar setiap proyek benar-benar memberikan hasil sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap pembangunan jalan di Kecamatan Gunung Maligas tersebut dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan akses yang semakin terbuka, mobilitas warga diharapkan lebih lancar, roda perekonomian semakin bergerak, dan potensi wisata Nagori Karang Anyar dapat berkembang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat. (AN)

Penulis: Aswan NasutionEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *