Pangkep, Jadikabar.id – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Nasional 2026 dan penutupannya Berpusat di Lapangan Alun – Alun Citra Mas Pangkep menjadi momentum membanggakan bagi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Kabupaten Pangkep dipercaya menjadi salah satu pusat pelaksanaan sekaligus turut memberikan kontribusi terbaik dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Bagi Bupati Pangkep, Dr. Muhammad Yusran Lalogau, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Pangkep. Kehadiran peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia dinilai menjadi kesempatan bagi Pangkep memperlihatkan keramahan masyarakat serta karakter daerah yang kuat sebagai wilayah pesisir dan kepulauan.
Menurut Yusran, pelaksanaan MTQ Korpri Nasional tidak hanya berbicara mengenai kompetisi dalam berbagai cabang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan antaraparatur dari seluruh Indonesia.
“MTQ ini bukan hanya tentang perlombaan. Ada nilai silaturahmi, kebersamaan dan persaudaraan yang jauh lebih penting untuk kita jaga,” demikian pesan Yusran dalam momentum pelaksanaan MTQ Korpri Nasional di Pangkep.
Ia juga berharap nilai-nilai Al Quran yang menjadi dasar pelaksanaan MTQ dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh para aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN harus mampu menjadikan nilai agama sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Yusran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ Korpri Nasional VIII di Pangkep. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, masyarakat, panitia, relawan, serta seluruh unsur yang terlibat sejak tahap persiapan hingga penutupan.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Pangkep. Kami tentu berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan para peserta selama berada di Pangkep meninggalkan kesan positif dan membawa cerita baik tentang daerah ini ketika kembali ke daerah masing-masing. Bagi Yusran, kontribusi Pangkep sebagai tuan rumah bukan hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kemampuan daerah memberikan pelayanan terbaik, menjaga keramahan, serta menunjukkan semangat kebersamaan sebagai masyarakat pesisir dan kepulauan.













