Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BPBD Bergerak Cepat: Budiman Silalahi Pastikan Wilayah Tetap Aman

Avatar photo

Jadikabar.Id || SIMALUNGUN – Gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026) sore. Guncangan terjadi sekitar pukul 17.54 WIB dan dirasakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan informasi BNPB yang mengutip data BMKG, pusat gempa berada di darat dengan koordinat 2,97 LU dan 98,95 BT, pada kedalaman sekitar 163 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Di tengah kepanikan warga, BPBD Kabupaten Simalungun langsung bergerak melakukan pemantauan dan pengecekan kondisi wilayah.

Kepala BPBD Kabupaten Simalungun, Ir. Budiman Silalahi, S.IP., S.T., M.Si, mengatakan pihaknya segera melakukan koordinasi setelah menerima informasi gempa. Tim kemudian melakukan penilaian terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi terdampak.

Berdasarkan pemantauan awal yang dilakukan BPBD, mencakup 32 kecamatan, 386 nagori/desa dan 27 kelurahan, belum ditemukan dampak maupun kerusakan yang membahayakan masyarakat.

Budiman mengatakan langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya dampak lanjutan.

“BPBD terus melakukan pemantauan dan pengecekan di wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagori untuk memastikan kondisi masyarakat,” ujar Budiman.

Ia meminta seluruh camat serta kepala nagori dan desa tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau tidak panik, tetapi tetap bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Menurut Budiman, penanganan bencana tidak berhenti pada pengecekan awal. Perkembangan situasi akan terus dipantau BPBD bersama jajaran pemerintah daerah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apabila muncul laporan kerusakan atau kondisi darurat di lapangan, petugas dapat segera memberikan respons.

Sementara itu, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, memastikan pemerintah daerah terus memonitor situasi di seluruh wilayah.

“Sejak adanya informasi terjadinya gempa bumi di wilayah Kabupaten Simalungun, kami telah melakukan pemantauan di setiap wilayah daerah ini, dan Kabupaten Simalungun tidak terdampak terhadap gempa bumi tersebut,” kata Mixnon.

Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
“Tetaplah waspada dan siaga terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kami tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan nagori dalam memantau situasi,” ujarnya.

Hingga pemantauan awal dilakukan, BPBD Simalungun menyatakan belum menemukan kerusakan yang membahayakan masyarakat.

Budiman Silalahi memastikan BPBD akan terus berada dalam posisi siaga. Pemantauan terhadap kondisi wilayah dan koordinasi dengan jajaran di tingkat kecamatan hingga nagori terus dilakukan sebagai langkah antisipasi pascagempa.
Sementara itu, BMKG menyatakan gempa M6,4 tersebut tidak berpotensi tsunami, meski masyarakat tetap diminta mewaspadai kemungkinan gempa susulan. (AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *