Jadikabar.id || SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus mempercepat proses pemulihan pascabanjir yang melanda kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Tak hanya fokus membersihkan sisa material banjir, pemerintah juga mulai membenahi berbagai fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Langkah pemulihan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dunia usaha. Salah satunya datang dari PT Bridgestone yang menurunkan alat berat untuk membantu memperbaiki sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir.
Alat berat digunakan untuk meratakan jalan dan lubang yang tergerus banjir, sekaligus mengolah material lumpur yang telah mengeras agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai material penimbunan di sejumlah fasilitas umum terdampak, seperti halaman Masjid Taqwa dan SD Muhammadiyah Serbelawan di Nagori Bandar Selamat.
Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, mengatakan proses pemulihan dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas keagamaan, pendidikan, dan sosial tanpa kendala.
“Hari ini kami melaksanakan pemerataan material bekas banjir yang kemudian dimanfaatkan untuk penimbunan di halaman Masjid Taqwa dan SD Muhammadiyah. Harapannya, kedua fasilitas ini dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat,” ujar Siti Aminah.
Ia menegaskan, penanganan yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada pemulihan jangka pendek, tetapi juga diarahkan pada langkah pencegahan agar banjir serupa tidak kembali terjadi.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Simalungun telah membangun komunikasi dengan sejumlah perusahaan yang berada di kawasan hulu, termasuk PT Bridgestone dan PTPN IV Unit Dolok Ilir, guna membahas solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi terbaik. Tujuannya agar masyarakat Serbelawan tidak lagi menghadapi ancaman banjir setiap musim hujan. Seluruh perkembangan akan terus kami kawal dan tindak lanjuti secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Serbelawan, Ustad Syaripuddin Panjaitan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Simalungun yang bergerak cepat membantu pemulihan lingkungan sekolah.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu percepatan normalisasi kegiatan belajar mengajar yang sempat terganggu akibat banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Simalungun atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dengan adanya pembenahan ini, kami berharap proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman. Kami juga berharap pemerintah terus menghadirkan solusi permanen agar banjir tidak lagi menjadi persoalan yang berulang di Serbelawan,” ujarnya.
Melalui semangat gotong royong serta sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, Pemkab Simalungun optimistis proses pemulihan pascabanjir dapat diselesaikan lebih cepat. Di sisi lain, kolaborasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat mitigasi bencana sehingga risiko banjir di masa mendatang dapat ditekan demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Serbelawan. (AN)













