Munculnya Gerakan Baru Oleh Puluhan Pemuda di Tulungagung, Deklarasi di LPK Ngunut

Avatar photo

Jjadikabar.id || Tulungagung – Gerakan Rakyat Tulungagung Bersatu (RTB) resmi dideklarasikan di LPK Harapan Putera Indonesia, Desa Sumberrejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Selasa malam, 27 Oktober 2026 .

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.00 WIB tersebut diikuti sekitar 40 orang perwakilan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Pembentukan RTB diprakarsai oleh Alvian, dengan Hariyanto, pemilik LPK Putera Harapan Bangsa, sebagai ketua.

Alvian menjelaskan, RTB dibentuk sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat saling membantu antaranggota. Selain itu, organisasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah di berbagai bidang.

Menurutnya, RTB juga berkomitmen membantu pemerintah menjaga stabilitas nasional serta mendorong anggotanya agar senantiasa mematuhi hukum dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

“RTB diharapkan menjadi wadah yang memberikan manfaat bagi anggota sekaligus berkontribusi positif bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah,” kata Alvian.

Sementara itu, Ketua RTB Hariyanto menegaskan, pembentukan gerakan tersebut ditujukan untuk mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah. Pihaknya juga ingin mengambil bagian dalam upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hariyanto berharap RTB dapat menjadi ruang kebersamaan bagi para pemuda untuk membangun solidaritas, memperkuat kepedulian sosial, dan saling membantu dalam kegiatan yang bermanfaat.

Ia menegaskan, RTB bukan organisasi politik dan tidak bergerak dalam aktivitas politik. Organisasi ini diarahkan untuk menjalankan kegiatan sosial serta mendukung program pemerintah sesuai tujuan pembentukannya.

Dalam susunan kepengurusan, Hariyanto dipercaya sebagai ketua. Posisi sekretaris dijabat Suraji dan Roni, sedangkan Riyatul Jannah bertugas sebagai bendahara.

Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi dukungan terhadap pemerintah. Melalui pembentukan RTB, para penggagas berharap terbangun sinergi antarpemuda untuk memperkuat solidaritas sosial, menjaga kondusivitas wilayah, serta mendukung pelaksanaan program pemerintah di Kabupaten Tulungagung. (Malik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *